Saturday, 04 February 2012
 
  Forum
template designed by Joomla-templates.com
 
Rusunami
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Wapres Minta Pembangunan Rusunami Kemayoran Dimula (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Wapres Minta Pembangunan Rusunami Kemayoran Dimula
#26
richard (User)
Junior Boarder
Posts: 20
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Wapres Minta Pembangunan Rusunami Kemayoran Dimula 3 Years, 9 Months ago Karma: 0  
Pembangunan rumah susun (rusun) di wilayah kota Jakarta ini memiliki berbagai fungsi. Selain untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi rakyat dengan tingkat perekonomian menengah ke bawah, juga sebagai sarana untuk menjaga harmonisasi bangsa agar jangan terlihat ada perbedaan mencolok antara tempat tinggal yang terlalu mewah bagi yang kaya dan terlalu kumuh bagi yang miskin.

"Jangan sampai Jakarta menjadi seperti Calcuta, yang antara rumah satu dengan rumah lainya tidak ada penyekat, sehingga tidak teratur karena antara atap rumah yang satu dengan yang lainya nyambung. Dan hal itu sudah mulai terjadi di Jakarta, jika kita lihat dari atas menggunakan helikopter, atap rumah di Jakarta juga seperti itu, ini akan teratasi dengan pembangunan rusun," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau lokasi pembangunan Rusunami Bandar Kemayoran di Jl Benyamin Suaeb Kav. C Jakarta Pusat, Sabtu (15/3).

Wapres yang juga sempat mengungkapkan kekecewaanya, karena mengira pembangunan Rusunami Kemayoran telah dimulai, namun ternyata masih menunggu tiang pancangnya datang Untuk itu, Wapres meminta kepada Kementrian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera merealisasikannya.

Menurut Wapres, arahan yang diberikan sudah sangat jelas yaitu rakyat butuh tempat tinggal yang layak dengan harga terjangkau. Dan rusun bersubsidi ini adalah salah satu solusi pemecahanya. Apabila ada kesulitan di lapangan seperti pembebasan tanah yang terlalu sulit, maka harus diperbaiki planning-nya, bahkan jika perlu menggunakan tanah negara.

"Cek seluruh tanah negara yang ada, dan sekiranya memenuhi syarat tentu boleh dipakai. Dan apa bila tanah tersebut masih terikat sewa seperti Kemayoran ini, harus secepatnya diselesaikan jangan berbelit-belit dan mengganggu proses pembangunan, kalau perlu dibatalkan batalkan saja, saya tidak peduli siapapun yang nyewa karena rakyat lebih penting," katanya.

Lebih lanjut Wapres mengatakan, dalam melakukan pembangunan yang tidak kalah penting harus diperhatikan adalah lokasi dan fasilitas keamanan. Setiap perumahan harus dibangun di lokasi strategis dengan standar keamanan terbaik dan tidak boleh asal-asalan.

"Jangan mentang-mentang pembangunan apartemen bersubsidi untuk rakyat, dibangunya dilokasi yang terlalu jauh sehingga kurang menarik, jangan khawatir rakyat nggak bisa bayar cicilan. Kita lihat saja perumnas-perumnas yang dibangun buat rakyat, setahu saya tidak ada yang macet, tidak ada yang sulit apabila kita punya niat," ucapnya.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, jika pembangunan perumahan termasuk rusunami di Ibukota ini dilakukan untuk memindahkan kawasan kumuh. Pemukiman kumuh itu ada beberapa golongan antara lain, pemukiman yang padat penduduk namun memiliki keabsahan surat-surat alias legal, maupun yang padat dan tidak memiliki hak kepemilikan seperti bantaran kali alias ilegal.

"Kawasan-kawasan yang dipindahkan tersebut ada yang legal, namun tataletaknya salah dan juga ada yang tidak legal seperti halnya bantaran kali dan pemukiman kumuh lain. Keduanya yang akan menjadi target untuk dipindahkan," ujar Gubernur.

Saat ini dari data yang dimiliki, kata Gubernur, jumlah penduduk yang tinggal di kawasan golongan kumuh berat seperti lokasi rawan banjir sebanyak 21 ribu kepala keluarga (KK), golongan kumuh ringan yaitu perkampungan 490 ribu KK, dan golongan kumuh ilegal seperti bantaran kali 82 ribu KK.

Gubernur menjelaskan, Rusunami Kemayoran yang pembangunanya diperkirakan selesai pada tahun 2009 tersebut, dibangun di atas lahan 1,7 hektar dengan 5 blok serta 20 lantai. Sasaran pembangunan ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah dengan tingkat penghasilan sekitar Rp 3,5 juta per bulan.

Dalam 10 tahun ke depan, menurut Gubernur, kebutuhan perumahan di DKI Jakarta diperkirakan mencapai 700 ribu unit. Oleh karenanya, setiap tahunnya sedikitnya harus dibangun 70 ribu unit tempat tinggal. Dengan rincian 60 persennya atau 42 ribu unit adalah berbentuk rumah, serta 40 persen atau 28 ribu unit berupa rusun. "Untuk pengerjaanya sendiri dilakukan dengan melakukan kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta," katanya.

Dalam acara tersebut Wapres yang didampingi Gubernur Fauzi Bowo selain meninjau Rusunami Kemayoran juga melakukan peninjauan ke tiga rusunami lain yang dibangun setelah pencanangan 1.000 tower beberapa waktu lalu yaitu, Gading Nias Pegangsaan 2 Jl Kelapa Nias Jakarta Utara, Rawasari Jakarta Pusat serta Jalan Kapuk Kamal Cengkareng Timur Jakarta Barat.


Penulis: purwoko

Sumber: purwoko
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
Powered by FireBoardget the latest posts directly to your desktop

© 2012 Rusunami.Com : Rusunami - Rumah Susun Sederhana Milik / Sewa ( Rusunawa )
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.

Get The Best Free Joomla Templates at www.joomla-templates.com